PAKESA

Berawal dari event tahunan halal bihalal yang diselenggarakan oleh PAKESA yang pada tahun 2011 dilaksanakan pada hari Ahad, 18 Sept 2011, di Gedung Serba Guna, Taman Wisata Ragunan, Jakarta Selatan.
Ketua panitia, Bp. Parno (PAKESA), kontak ke saya, Kuswadi (PSA), untuk bisa menghadiri acara tahunan PAKESA tersebut.
Jumlah undangan yang disebar adalah 500 orang, disesuaikan dengan kapasitas Gedung yang disewa.
Yang datang cukup banyak.
Saat puncak acara, yaitu halal bihalal, terlihat peserta yang berjejer cukup panjang mengular sampai 3 kali belokan.
Susunan acaranya kurang lebih sbb :
1. Pembukaan oleh pembawa acara
2. Sambutan ketua panitia, Bp. Parno
3. Sambutan ketua PAKESA, Bp. Agus Jumbadiono
4. Sambutan pembina PAKESA, Bp. H. Suwarno
5. Sambutan pembina PKBS, Bp.Drs.H.R. Sri Hardono
6. Pengajian oleh Pak Ustadz.
7. Halal bihalal
8. Makan siang.

Dalam acara tersebut, saya bisa mengenal lebih dekat apa itu PAKESA.
Berikut adalah sebagian keterangan yang diperoleh mengenai PAKESA.

PAKESA berdiri pada tahun 2007.
Pembinanya : Bp. H. Suwarno, seorang pengusaha sukses yang tinggal di Cileungsi.
Diketuai oleh Bp. Agus Jumbadiono, yang tinggal di Kebagusan, Jakarta Selatan.
PAKESA saat ini terdiri dari 8 Paguyuban, yaitu :
1. PAGUYUBAN SEPUH
2. PAKER
3. SRAGEN TIMUR
4. MUGI LESTARI
5. MARGI RAHAYU
6. PAGAR BINTAR
7. SUKOWATI CENTER
8.

Sesuai dengan informasi yang diperoleh dari Bp. Jumbadiono, administrasi keanggotaan, kegiatan, dan keuangan masing-masing Paguyuban dicatat dan dikelola oleh masing-masing Paguyuban. PAKESA memfasilitasi sarana komunikasi dan koordinasi antar Paguyuban yang tergabung. Yaitu setiap triwulan/tiga bulan sekali diadakan pertemuan rutin pengurus PAKESA dan Paguyuban yang tergabung. Untuk membicarakan perkembangan yang ada di masing-masing Paguyuban. Jika ada masalah bisa dibahas bersama-sama, untuk kemajuan bersama.

Jika keuangan dikelola oleh masing-masing Paguyuban, lalu PAKESA memperoleh dana operasional dari mana? Tanyaku ke Bp. Jumbadiono.
Menurut informasi dari Bp. Jumbadiono, PAKESA memperoleh dana operasional dari para donatur.

Info tambahan, PAKESA menyediakan sarana 1 unit ambulance yang bisa dimanfaatkan untuk mengantar jenazah ke Sragen, jika ada anggota atau keluarganya yang meninggal dunia di Jakarta dan sekitarnya, dan ingin dimakamkan di Sragen. Cukup dengan mengganti biaya BBM sebesar 2.5jt. Sedangkan tarif umum ambulance Jakarta-Sragen adalah 5jt.

Ingin lebih tahu mengenai PAKESA?
Berikut adalah selintas informasinya.
Sumber : http://pakesa9.blogspot.com/

=========================================

PAKESA

MEMPERERAT PERSAUDARAAN DENGAN SEMANGAT TOLONG MENOLONG

APA ITU PAGUYUBAN PAKESA ?

Adalah sebuah paguyuban (hubungan kekeluargaan ) antar sesame warga masyarakat perantauan Keluarga Besar Sragen untuk lebih mengaktualisasikan kegiatan yang sifatnya Sosial,memujudkan cita-cita kerukunan keluarga, saling tolong menolong,silaturahmi dalam kegiatan yang Nyata. Sebagaima salah satu perintah Alloh SWT dalam AL Quran Surat Anisa ayat 1 ( satu ), yaitu memelihara hubungan kekeluargaan.

MAKSUD & TUJUAN

1. Menumbuh kembangkan kepekaan social di lingkungan keluarga dan warga masyarakat.
2. Memperkecil jurang pemisah anatar keluarga /warga yang kecukupan dan keluarga/warga yang kurang mampu.
3. Sebagai sarana informasi atau peluang kerja dan pendidikan bagi generasi muda yang bias membantu keluarga yang patut dicontoh sebagai bekal hidup di masa mendatang.

KEGIATAN
· Melakukan kegiatan Nyata dan Positif untuk menanggulangi masalah-masalah social yang timbul sebagai akibat hidup bermasyarakat di perantauan (Jakarta).
· Membantu Keluarga paguyuban yang meninggal Dunia.
· Bersama-sama membantu keluarga paguyuban kepada usaha kecil,membantu anak Yatim Piatu dan sebagainya sesuai situasi dan kondisi.

MANFAAT MENJADI ANGGOTA PAGUYUBAN PAKESA
· Menjalin Silaturahmi antar keluarga dan warga masyarakat perantauan.
· Apabila anggota paguyuban meninggal dunia,maka kepada keluarga yang ditunjuk akan mendapatkan santunan dana sebesar RP. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah) yang akan di tingkatkan menjadi Rp. 1.000.000,-(Satu juta rupiah)
· Dengan menjadi anggota paguyuban berarti anda ikut menolong keluarga sendiri atau sesama anggota paguyuban yang terkena musibah melalui iuran bulanan yang di bayarkan.

PERSYARATAN MENJADI ANGGOTA
1. Keluarga Besar Sragen dan unsur keluarga.
2. Mendaftarkan diri secara sukarela kepada pengurus Paguyuban masing-masing, mengisi formulir yang telah di sediakan.
3. Membayar iuran bulanan yang Pertama Rp.10.000,- (Sepuluh ribu rupiah)
4. Menyerahkan photo copy KTP atau bukti diri.

HAK & KEWAJIBAN

Anggota Paguyuban berhak:
· Berhak mendapakan Kartu Tanda Anggota
· Keluarga yang ditunjuk berhak menerima santunan dengan menujukan bukti/kartu keanggotan paguyuban yang meninggal
· Anggota yang berhenti tidak dapat mengambil uang iuran yang telah disetorkan.
· Anggota berhak menghadiri pertemuan terbuka yang telah diselenggarakan pengurus.

Anggota Paguyuban Berkewajiban :
· Membayar Iuran bulanan sebesar Rp. 10.000,- (Sepuluh ribu rupiah ) setiap keluarga .
· Memberikan Keritik dan saran yang membangun melalui ketua paguyuban masing-masing.

Perbanyak Silaturahim agar hidup lebih berarti